depan

tentang saya

foto

linux

bukutamu

lain-lain

Minggu, 14 Maret 2010, 11:21 Wib





Get Firefox!


IIX Bukan Layanan Gratis Lagi

Sumber : detik.com

APJII, induk ISP di Indonesia, akan membenahi pengelolaan IIX. Diserahkan ke pihak yang netral, IIX tidak akan menjadi layanan 'gratis' lagi.

APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) memutuskan untuk membenahi pengelolaan IIX (Indonesia Internet Exchange). Hal itu terungkap dalam rapat kerja nasional (Rakernas) APJII yang digelar hari ini, Rabu (26/05/04).

Menurut Teddy Purwadi, salah satu anggota Dewan Ketua APJII, pembenahan itu meliputi kebijakan pengelolaan dan manajemen. "(Pembenahan ini) dalam rangka mengantisipasi berkembangnya jaringan IIX. Jadi APJII akan mengelola IIX sendiri, dari mulai tempatnya hingga administratur IIX," ujar Teddy yang dihubungi detikcom seusai Rakernas.

IIX (Indonesia Internet Exchange) merupakan jalur interkoneksi antar penyedia jasa internet (ISP) di Indonesia. Jaringan ini dapat mengurangi ketergantungan ISP lokal pada jaringan luar negeri.

Sebagai ketua pembenahan IIX, Teddy menjadwalkan pembenahan itu akan memakan waktu 30 sampai 90 hari. "Diharapkan dalam waktu itu, sudah selesai secara policy, operation dan management. Jadi, IIX berikutnya rulenya sudah jelas," ujar Teddy. Pihak netral yang akan mengatur IIX terdiri dari sebuah dewan administratur IIX.

Bukan Layanan Rp. 0 Lagi

Selama ini APJII menerapkan IIX sebagai layanan gratis, termasuk dalam fasilitas keanggotaan APJII. Menurut Teddy, setelah pembenahan ini IIX tidak akan gratis lagi. "Waktu rapat anggaran APJII beberapa waktu lalu, dilaporkan pemasukan dari IIX Rp 0, tapi kok pengeluarannya gede banget," ujar Teddy.

Ia menjelaskan bahwa pengoperasian IIX membutuhkan biaya yang besar. Untuk itu setiap anggota APJII akan dikenakan biaya iuran. Besar biaya ini tergantung pemakaian, semakin besar pemakaiannya semakin besar biayanya.

Selama ini layanan tersebut bisa digratiskan karena APJII bekerjasama dengan rekanan untuk mengoperasikan IIX. Namun, Teddy melanjutkan, rekanan tersebut tidak selalu bertanggungjawab.

Diceritakannya satu peristiwa ketika salah satu rekanan APJII kekurangan dana dan IIX nyaris ditutup. Dalam peristiwa itu, ujar Teddy, rekanan APJII seakan-akan lepas tangan dan tidak mau peduli.

Teddy yakin pembenahan ini akan membuat pengelolaan IIX netral. "Kita tidak mau terulang lagi. Jangan sampai IIX diambil oleh partner APJII sampai partner itu menjadi gede, sementara APJII kempes," Teddy menambahkan.